Penyebab & Penanganan Hypotermia

Hipotermia adalah suatu kondisi dimana tubuh kehilangan suhu panasnya dengan cepat sehingga menyebabkan temperatur tubuh menurun drastis dan kondisi ini sangat berbahaya.
Penyebab tubuh kehilangan panasnya antara lain :

1. Suhu yang dingin
2. Angin yang dingin
3. Air yang dingin
4. Pakaian yang basah
5. Terlalu lama berada di aiar atau terlalu lama kontak dengan air terlalu lama
6. Terkena kondisi dingin yang lama dan tidak menggunakan pelindung dingin
7. Kurang fit
8. Kelelahan
9. Kurang tidur

Tanda-tanda hypotermia :
1. Berbicara melantur
2. Kulit menjadi sedikit berwarna abu-abu
3. Detak jantung melemah
4. Tekanan darah menurun dan terjadi kontraksi otot sebagai usaha tubuh untuk menghasilkan panas
5. Pada penderita moderate, detak jantung dan respirasi melemah
6. Pada penderita hipotermia parah, penderita tidak sadar diri, badan menjadi kaku, pupil mengalami dilatasi, hipotensi akut dan pernapasan sangat lambat hingga tidak kelihatan

Tahap-tahap kejadian hipotermia :

Suhu tubuh normal manusia 36,4 C – 37C, Saat dalam keadaan suhu 36-35 tubuh akan menggigil tetapi masih dapat dikendalikan. Gerak langkah mnjadi lamban koordinasi tubuh mulai terganggu. saat suhu tubuh 35 maka tubuh akan mulai menggigil dan tidak terkendali.
Pada suhu 35C – 33C koordinasi tubuh mulai tidak beraturan, langkah kaki mulai tidak beraturan & cenderung berbicara melantur dan kasar. Saat memasuki suhu 33C badan akan smakin menggigil.Denyut nadi dan tekanan darah mulai menurun Saat suhu tbuh 32C-29C menggigil akan berhenti penderita cenderung kebingungan, bicara meracau, daya ingatan mulai lemah, gerakan tubuh menjadi kacau, pupil mata membesar. Saat suhu tubuh 29C-28C otot akan menjadi kaku, denyut nadi mulai melemah & tidak teratur, tarikan nafas melemah Saat suhu tubuh 27 penderita akan pingsan, pupil mata sudah tidak merespon gerakan cahaya. warna kulit mulai menjadi biru, tingkah laku penderita kacau, dan hampir kehilangan kesadaran, penderita sdah tdk mempunyai gerakan reflek, keadaan penderita akan seperti orang yg sudah meninggal. Jika suhu tubuh sudah mmasuki 26C kondisi penderita dalam fase koma, suhu tubuh menurun drastis, kondisi darurat dan jika suhu tubuh sampai di dibawah 2℃ adalah berhentinya sistem seluruh jaringan organ tubuh dan penderita meninggal.

Penanganan Hiportemia :

1. Jangan biarkan penderita hipotermia tertidur karena tidur atau kehilangan kesadaran karena dapat dengan cepat menghilangkan panas tubuh. Biarkan penderita mengigil karena mengigil adalah usaha tubuh untuk mempertahankan panas.
2. Apabila penderita dalam keadaan basah, segera keringkan seperti ganti baju yang basah menjadi kering dan keringkan tubuh penderita.
3. Baringkan penderita di atas alas yang hangat seperti menggunakan matras alumunium dan alas-alas tebal yang dapat menghindarkan penderita langsung kontak dengan tanah
4. Berikan minuman hangat dan manis
5. Tempatkan penderita di dalam tenda / bangunan pos yang terhindar dari hembusan angin
6. Masukkan penderita ke dalam Sleeping Bag kering
7. Letakkan botol yang berisi air hangat ke dalam sleeping bag.
8. Kalau perlu nyalakan kompor tragia/gasmate dll di dalam tenda untuk memberikan suasana hangat dalam tenda.
9. Jika perlu lakukan sentuhan kulit skin to skin dengan orang yang sehat, karena panas tubuh orang yang sehat dapat membantu menghangatkan penderita hipotermia.
10. Setelah penderita sadar buat perapian disekitar penderita dan berikan makanan manis, karena makanan yang mengandung hidrat arang dapat dengan cepat menghasilkan panas.

Ada juga kemungkinan si korban bakal mengalami afterdrop, yaitu situasi yang terjadi ketika suhu tubuh malah turun ketika penghangatan. Hal ini disebabkan aliran darah tepi melebar ketika dipanaskan. Pelebaran darah ini akan mengaliran darah yang dingin yang akan menurunkan suhu tubuh sehingga menggangu organ dan menyebabkan kematian. Afte drop dapat dihindari dengan memanaskan badan saja melalui pembuluh utama. Taruh penghangat tepat di kedua sisi leher, kedua ketiak dan di selangkangan (minimal).

Pada kasus-kasus ekstrem, si korban malah merasa tubuhnya sangat panas, sehingga dia melepas pakaiannya. Ini pernah terjadi di Gunung Salak, yang “memudahkan” pencarian korban oleh tim SAR, yaitu dengan mengikuti jejak dari pakaian2 yg dilepas satu per satu oleh korban.Dan korban ditemukan meninggal dalam keadaan hampir telanjang.

Jadi apabila bertemu kasus ekstrem seperti ini menimpa teman seperjalanan anda, jangan sekali-kali mengikuti permintaan/kemauan dia untuk melepaskan pakaiannya.

Sumber & Kutipan :
http://en.wikipedia.org/wiki/Therapeutic_hypothermia
http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2008/04/04/124/13/Tangani_Hipotermia_dengan_Respon_Cepat
http://anakgunung.blogspot.com/2005/12/penanganan-korban-hipotermia.html

About ase7adventure

Pendaki yang gila akan petualangan Gunung, Pantai dan Tebing

Posted on 10 December 2012, in SHARING. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

KLUB BURUNG

Tips Berhobi, Penangkaran, Info Lomba dan Download Suara Burung

Traveling Never Dies

Di mana kah titik henti kami selanjutnya?

simplyindonesia

Serpihan Kecil Indonesia

Paket Wisata Malang | Wisata Malang | Paket Wisata Bromo | Wisata Bromo | Paket Wisata Pulau Sempu | Wisata Pulau Sempu | Paket Wisata Kawah Ijen | Wisata Kawah Ijen

Paket Wisata Malang | Wisata Malang | Paket Wisata Bromo | Wisata Bromo | Paket Wisata Pulau Sempu | Wisata Pulau Sempu | Paket Wisata Kawah Ijen | Wisata Kawah Ijen

Di Atas Langit di Bawah Tanah

Petualangan Mengenal Batas | Jejak Hidup Suara

Rona Khatulistiwa

menyeru. maka aku ada

Adventure and Backpacker

Tips Adventure and Backpacker

# kemanapun @aguswibisono

Catatan Perjalanan, dolan, kuliner indonesia

ZON@ PETUAL@NG

It's all about adventure and skills

%d bloggers like this: